Bentuk Wadah Komunitas Pemuda Kreatif Pulau Pantar: Eratkan Tali Persaudaraan

Dari kanan ke kiri, Ketua Komunitas Pemuda Kreatif Pulau Pantar terpilih Muhajirin Omy, Bendahara Hani Yabrob, dan Sekretaris Yesua Kelendonu.

Alor - Pemuda Desa Kaleb dan Nule, Kecamatan Pantar Timur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur inisiatif bentuk sebuah wadah yang diberi nama Komunitas Pemuda Kreatif Pulau Pantar, Minggu (29/8/2021) di Nule.

Bermula dari koordinasi antara pemuda dari Desa Kaleb dan Desa Nule beberapa bulan lalu, yang kemudian membuahkan beberapa hasil dengan agenda pertemuan hari ini yakni Perkenalan diri, Pendataan nama-nama pemuda dari Kaleb dan Nule, Pembentukan sebuah nama forum, dan Persiapan program kerja.

Dari hasil pertemuan yang cukup penuh perdebatan itu terpilihlah Muhajirin Omy sebagai Ketua Komunitas Pemuda Kreatif Pulau Pantar, Yesua Kelendonu selaku Sekretaris dan Bendahara Hani Yabrob.

Muhajirin Omy selaku Ketua terpilih menuturkan, konsep pertemuan ini bermula dari koordinasi dari Pemuda Desa Nule dan Desa Kaleb beberapa waktu lalu.

"Beberapa selang waktu kemarin itu saya dari Nule berkoordinasi dengan (Pemuda) yang bagian dari Tamalabang (Kaleb) Sua, kita bangun satu pertemuan. Selama ini tidak pernah ada sejarah membuat pertemuan seperti ini. Jadi kita pertemuan ini yang paling utama itu perkenalan dulu, saling sapa menyapa dengan tujuan bahwa supaya ketika kita berbaur atau bertemu kita tidak saling membedakan antar sesama begitu," tutur Omy kepada suarakampung.online, Minggu (29/8/2021) sore.

"Oleh karena itu kita bentuk suatu wadah (Komunitas Pemuda Kreatif Pulau Pantar) seperti ini supaya untuk kurangi atau tidak ada hal-hal yang kita tidak inginkan (permusuhan terjadi)," sambungnya.

Mantan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Pulau Pantar (IMP2) itu menambahkan, jumlah pemuda yang hadir pada pertemuan perdana ini cukup banyak.

"Jadi, dalam tujuan kami kemarin itu memang seharusnya (pemuda semua hadir) seperti itu. Hanya ada bangun koordinasi-koordinasi tetapi jangkauannya tidak bisa. Jadi sebagian besar tidak ikut karena masalah kendaraan (lokasi yang jauh). Dalam pertemuan ini ada perwakilan Tamalabang dan Nule yang hadir itu kita ada diskusi dengan hasil diskusi itu kita ada sepakat bahwa perkumpulan ini tidak berbawa nama Kaleb atau Nule lagi. Tapi kita ada buat satu komunitas yang bernama Komunitas Pemuda Kreatif Pulau Pantar. Jadi jangkauannya bukan Kaleb lagi atau Nule lagi itu sendiri tapi jangkauannya pulau pantar. Jadi hasil diskusi itu sudah disepakati oleh forum sementara," jelas Omy.

"Sekitar 80-an orang (pemuda)," pungkasnya.

"Tadi yang kita sepakat itu dia punya nama komunitas, terus kita ada sepakati lagi itu yang membawahi (memimpin) sementara itu Ketuanya saya (Muhajirin Omy), Sekretaris Yesua Kelendonu, terus Bendaharanya itu Hani Yabrob," pungkas Muhajirin Omy Ketua Komunitas Pemuda Kreatif Pulau Pantar.

Kedepan kata Omy, Komunitas Pemuda Kreatif Pulau Pantar akan dilengkapi dengan struktur badan pengurus dan juga legalitas.

"Untuk program internal, kami akan segera melunasi (menyusun) administrasi (Badan Pengurus) agar Komunitas ini terdaftar dengan jelas. Legalitas kan ada AD/ART to," kata Alumnus Universitas Tribuana Kalabahi ini.

"Kami sepakat memberi nama Komunitas Pemuda Kreatif Pulau Pantar ini bergerak di semua aspek atau bidang, bidang keagamaan, sosial, dan sebagainya sesuai perkembangan kedepan," ungkap Ketua Komunitas Pemuda Kreatif Pulau Pantar.

Sementara itu Sekretaris terpilih, Yesua Kelendonu mengatakan kehadiran pemuda dari Desa Kaleb juga cukup banyak dari 80 orang walaupun jarak ke lokasi pertemuan yang cukup jauh.

"Pemuda Kaleb (yang hadir) diperkirakan sekitar ada 35 orang," ungkapnya.

Senada dengan Muhajirin Omy, Yesua mengatakan pembahasan agenda pada pertemuan perdana ini masih bersifat internal.

"Yang kita ada rencanakan ini kita masih pilih badan pengurus dulu untuk sementara itu. Badan pengurus (inti) yang kita sudah pilih tadi itu Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Nanti pertemuan berikut dalam ini Minggu baru kita bahas bagi setiap seksi (bidang) dan program kerja yang akan kita buat," tutur Guru SMA Negeri Tamalabang itu.

"Iya (pasti), makanya kita kasih nama Pemuda Kreatif Pulau Pantar dan memang disini ada 2 orang dari Abangiwang (Desa Bungabali) juga yang turut serta hadir dalam pertemuan ini. Setelah pertemuan ini nanti ada pertemuan khusus badan pengurus saja dan kemudian dalam pertemuan kedua ini nanti kita akan pilih panitia natal untuk kita mau buat natal gabungan begitu," jelasnya.

Mengetahui maksud dan tujuan dengan pertemuan yang dilakukan oleh puluhan orang pemuda itu mendapat apresiasi dari Kepala Desa Kaleb dan juga Kepala Desa Nule.

"Tujuannya untuk memperat dan silahturahmi tali persaudaraan sesama pemuda. Kita turun (datang) dari Desa Kaleb ada salam dari Bapak Kepala Desa mengapresiasi maksud dan tujuan kita ini. Dan begitu juga dari Kepala Desa Nule itu ada sampaikan salam juga untuk kita begitu. Harapan kita untuk wadah ini semoga apa yang kita buat ini bermanfaat bagi banyak orang," ungkap Yesua.

Pertemuan ini dihadiri kurang lebih 80 orang Pemuda dari Desa Kaleb, Desa Nule dan Desa Bungabali.***(Markus Kari)

Posting Komentar

0 Komentar